Sebuah studi terbaru menunjukkan, pada
orang dewasa perokok pasif lebih beresiko terkena obesitas dan diabetes tipe 2.
Peneliti menunjukkan, mereka yang terkena paparan asap rokok lebih beresiko
dibandingkan dengan perokok itu sendiri.
Penelitian melibatkan lebih dari 6300 orang
dewasa. Mereka ambil bagian dalam survey Kesehatan dan Gizi Nasional Amerika
Serikat. Dari hasil survey dan penelitian ditemukan, mereka yang terkena asap
rokok memiliki beban lebih berat dan beresiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal
tersebut dapat dihindari apabila perokok pasif memiliki sistem kekebalan tubuh dari
pola hidupnya yang Sehat Alami.
Para peneliti di Universitas Charles R.
Drew AS menemukan, dibandingkan dengan perokok orang yang terkena asap rokok
lebih beresiko. Mereka memiliki tingkat resistensi insulin lebih tinggi, ini
yang menyebabkan diabetes tipe 2, meningkatkan kadar gula darah, dan
meningkatkan hemoglobin A1c.
Sementara itu, baik perokok dan perokok
pasif memiliki tingkat diabetes yang sama. Mereka memiliki hemoglobin A1c lebih
tinggi dari yang tak merokok atau tak terkena asap rokok.
Peneliti hanya menemukan hubungan antara
paparan asap rokok dengan peningkatan resiko obesitas dan diabetes tipe 2.
Namun, mereka tak menjelaskan secara rinci hubungan sebab akibat ketiganya.
(sumber: info sehat republika)
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB